Bagaimana Menghadapi Persaingan Bisnis Internet yang Semakin Ketat & Membuat Rival Anda Bertekuk Lutut ?

Yang namanya bisnis pastilah ada persaingan di dalamnya, tak terkecuali bisnis di internet.  Dari waktu ke waktu, tahun berganti tahun nampaknya potensi dan peluang bisnis internet semakin diminati.

Perkembangan teknologi yang melaju begitu cepat menjadi sinyal bahwa agar bisa mengikuti kemajuan, orang harus segera mengupgrade kemampuannya untuk bisa bersaing secara lebih luas.

Mereka yang dulu mempunyai usaha konvensional sekarang mulai melebarkan sayap ke ranah internet. Tidak hanya dari kalangan ke atas menengah saja, kalangan bawahpun tak sedikit yang ikut andil peruntungan di dalamnya.

Maka sudah tidak heran jika dahulu hanya segelintir orang semacam mereka yang pandai berkoding saja yang bisa membuat website, sekarang orang awampun juga bisa melakukannya tanpa harus mengerti bahasa pemograman sekalipun.

Apalagi sekarang pemerintah Indonesia mengkampanyekan program melek teknologi bagi rakyatnya. Ini bisa dilihat dengan tersebarnya koneksi internet yang mulai merambah ke plosok-plosok daerah. Bahkan lembaga-lembaga yang dulunya belum terjamah internetpun sekarang sudah ada.

Memanfaatkan perkembangan tersebut, banyak orang yang mendapat celah dan bisa mengambil peluang untuk mereka jadikan lahan mencari penghasilan dan jadilah mereka ikut nimbrung dan meramaikan pasar bisnis internet. Maka mau tidak mau, persaingan itu pasti ada dan harus dihadapi.

Lantas bagaimanakah cara menghadapai persaingan bisnis internet tersebut, dan bagaimana cara menumbangkan rival-rival yang sejenis dalam bidang kita ?

Sebenarnya untuk menghadapi persaingan bisnis internet yang begitu ketat bukanlah dengan sama-sama melawan arus dengan ikut-ikutan mencoba hal yang sama dengan bisnis yang sudah lebih maju dahulu. Melainkan dengan memodel apa yang telah ada.

Karena jika jika ikut-ikutan latah ingin bersaing dengan mereka, tentulah akan menjadi sulit apalagi mereka telah mempunyai brand di mata konsumen.

Setiap pebisnis internet sendiri memiliki bidang kelebihan masing-masing, jadinya untuk menghadapi persaingan bisnis itu sendiri juga harus menyesuaikan dengan bidang yang digeluti.

Sebagai contoh, menarik sekali membaca ebook terbaru pengalaman menang kontes SEO bapak Kusuma Putra dalam ebooknya rahasia search engine. Di dalamnya kurang lebih disebutkan, bahwa untuk memenangi persaingan kontes tersebut, tidaklah harus “menyikut” lawan, melainkan sebaliknya, yakni “menggandeng” mereka.

Dalam hal ini adalah saling tukar menukar link yang pada kesempatan itu saya pribadi juga bertukaran link dengan beliau dan hasilnyapun kelihatan di akhir kontes, kami berdua menjadi pemenang walau posisinya harus berbeda. Meskipun begitu, tidak sedikit orang yang bersikukuh tidak mau melakukan cara demikian.

Bahkan ketika dalam kontes SEO Astaga.com, ada saja orang juga peserta kontes melakukan metode blackhat dengan mengcopy paste artikel peserta lain yang sudah mendapat posisi baik di Google, tujuannya adalah tentu saja untuk menjatuhkan peserta tersebut dari posisinya agar dianggap duplicate content oleh search engine. Tapi sayang cara demikian tidak manjur karena terbukti blog sang peserta tersebut masih kokoh di posisi atas.

Dan dengan men-duplicate content bukanlah satu-satunya jalan untuk menjatuhkan lawan demi memenangkan persaingan, malahan dengan citra demikian justru akan menjatuhkan diri sendiri yang akan berbuntut pada citra buruk yang berimbas pada bidang bisnis yang digeluti.

Satu lagi contoh, lihatlah pada kerjasama cantik yang dilakukan oleh bapak Joko Susilo dan Nicko Martantyo. Walaupun produk mereka sejenis, tapi mereka tetap bisa bekerjasama dengan baik dan bukannya saling sikut menyikut. Yang satu intens ke pembuatan produk informasi via Formulabisnis.com dan satunya lagi intens ke affiliate marketing via Thegeniusbiz.com.

Padahal kalau kita ketahui bahwa Nicko Martantyo sendiri adalah reseller dari Formula Bisnis. Karena mungkin sadar akan lawan yang dihadapinya, ia memasukan testimoni pak Joko Susilo dalam sales letter Thegeniusbiz-nya yang di dalam testimoni tersebut juga terkandung link Reseller dari Mas Nicko Sendiri.

Bagi Nicko sendiri dengan testimoni dari pak Joko yang sudah terlebih dahulu matang, tentunya akan semakin membuat produknya semakin dipedulikan dan bisa mengangkat rasio penjualan karena mendapat kepercayaan dari orang yang sebelumnya telah sukses.

Bukankah ini kerjasama yang dahsyat ?

Dan inilah menurut saya cara baik menghadapai persaingan bisnis internet yang semakin ketat dengan menjadikan persaingan yang lebih sehat bahkan saling menguntungkan dan bukannya dengan saling “menyikut” dan menjatuhkan. Karena jika itu dilakukan pastilah semua dirugikan, baik orang yang disikut maupun orang yang menyikut itu sendiri.

Untuk itulah jika Anda menekuni bisnis internet dalam suatu bidang dan kebetulan saingan yang Anda hadapi ketat, sebaiknya Anda menghindari saling sikut menyikut dan alangkah baiknya seperti contoh di atas, bisa dengan cara modeling maupun dalam bentuk joint venture (kerjasama), maupun dengan cara lain yang intinya adalah saling menguntungkan.

Saya tunggu pendapat Anda dengan mengisi kolom komentar di bawah.

Semoga bermanfaat,

Umar Hadi

20 Responses to “Bagaimana Menghadapi Persaingan Bisnis Internet yang Semakin Ketat & Membuat Rival Anda Bertekuk Lutut ?”

  1. yusi Says:

    Benar mas saya sangat mendukung cara yang damai, saling bergandengan saling mendukung, tukar link, dan yang paling penting kalo bisa saling bertukar produk jadi tidak hanya memamerkan keunggulan 1 produk saja, yang jelas produk yang benar-benar bagus lho
    Semanga dan sukses


  2. majikan uang Says:

    setuju mas umar menurut saya juga cara baik menghadapi persaingan bisnis internet yang semakin ketat dengan menjadikan persaingan yang lebih sehat bahkan saling menguntungkan dan bukannya dengan saling “menyikut” dan menjatuhkan. Karena jika itu dilakukan pastilah semua dirugikan, baik orang yang disikut maupun orang yang menyikut itu sendiri. salam action


  3. bisnisinternetsukses Says:

    Saya sangat setuju,dan tampaknya saya harus mencari gandangan dahsyat dalam bisnis internet.


  4. Fredy Says:

    Saya setuju dengan pak Umar, setiap pebisnis harus tau etika berbisnis, begitu juga pebisnis internet dan rupanya harus mencari kecocokan sebagai partner bisnis agar tidak terjadi saling sikut. Sukses selalu buat Kunci Marketing sesuai slogannya “Apapun bisnisnya temukan kuncinya di Kunci Marketing” he he he … agak mirip Tehbotol Sosro pak.


  5. syal Says:

    yup2 sesama kendaraan jgn saling mendahului hehe…. ga usah menjatuhkan produk org lain dengan cara yg ga etis, kalo memang produk n’ promosi kita bagus bakalan jd pemenang :)
    menurut aku yang penting jujur, jangan nipu nanti pelanggan kecewa… kepercayaan hilang….bisnis ga langgeng dech :D

    cheers


  6. MISLAINI Says:

    KOLABORASI MEMANG SANGAT PENTING….
    OKE…Backlink


  7. anwar Says:

    rizki orang sendiri2… boleh bisnis tapi ga boleh sikat2an.. pahami dulu etika bisnis..


  8. sofyan Says:

    sip banget mas umar, bersatu qt teguh bercerai….kawin lagi! eit PASTI HANCUR!!


  9. cahyo Says:

    Ubah kebiasaan kompetitif menjadi sebuah cooperatif…
    Mari kita biasakan bersaing secara sehat. :)


  10. kuswan Says:

    Setuju Mas…kerjasama akan lebih menguntungkan, bukan hanya itu kita jadi banyak teman…


  11. Cara Dapat Uang Says:

    Intinya menjaga hubungan baik dengan pesaing bisnis.


  12. Cara Memperpanjang Penis Says:

    Saya rasa dengan percaya diri dengan kemampuan yang kita miliki dapat mengalahkan persaingan bisnis internet saat ini.


  13. yuda ari Says:

    wah…, terima kasih sekali ya…, :)


  14. “Gulung Tikar” Dini dalam Internet Marketing | Bisnis Online | Internet Marketing Says:

    [...] situs-situs komersial baru yang bermunculan di dunia maya membuat persaingan bisnis semakin ketat, hal ini tentu membuat para marketer berusaha sekuat mungkin memenangkan persaingan [...]


  15. hosnan fauzi Says:

    mantap mas… tip – tipnya ,,, persaingan saat ini sangat ketat harus terus mencari celah nich….


  16. Bali SEO Says:

    saya setuju mas umar,tidak ada gunanya saling sikut tetapi harus kerja sama untuk bisa meraih apa yang diinginkan.


  17. beton Says:

    Sekarang pak Joko Susilo lebih kondang sebagai penipu ketimbang pebinis.


  18. Baju Korea Says:

    harus saling membantu agar bisa sukses


  19. iwan Says:

    bener juga ya om,jadi ingat ama petinjuh.kalo gak ada saingan atau lawan kan gak seru…hehe


  20. baju korea murah Says:

    Third, place within the suitable footwear. You can truly use any set of shoes. When you will be clothed with brief shorts, skirt, restricted jeans or leggings, you have got quite possibly the most possibilities – slippers, high-cut sneakers, low-cut sneakers, boots, doll sneakers, sandals, practically anything. If a pair of pants with loose-end is your decision, high-cuts are usually not truly highly recommended. Limit the duration of your footwear as many as your ankles.


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>