Bisnis Internet VS Bisnis Konvensional
Kekuatan Internet untuk dijadikan lahan mencari penghasilan sudah tidak diragukan lagi, kekuatannya yang bisa menjangkau keseluruh dunia merupakan ciri khas yang membuatnya sangat spektakuler tak terkecuali dalam hal pemasaran.
Konsep memasarkan bisnis di internet dengan di bisnis konvensional mempunyai perbedaan yang signifikan, baik itu dilihat dari segi modal, tenaga, waktu dan fikiran.
Di internet, mekipun tanpa modal orang sudah bisa berbisnis meskipun sebenarnya dia modal waktu dan tenaga, hal ini berbeda jika kita memasarkan di bisnis konvensional yang notabene membutuhkan modal yang tidak sedikit.
Misalkan saja seorang penjual bakso yang untuk memasarkan dagangannya dia membutuhkan rombong yang biayanya kira-kira ratusan ribu hingga jutaan rupiah, itu jika dia seorang PKL (pedagang kaki lima).
Bagaimana dengan yang sedikit mapan ?
Misalkan saja dia sewa kontrakan untuk dijadikan kedai bakso, maka dia akan membayar untuk biaya sewa kontrakannya, biaya untuk para pembantunya jika ia memang mempunyai, belum lagi biaya untuk mengisi kedainya seperti pembelian daging, tepung, kompor untuk memanaskan kuah dan sebagainya, tentu saja ini membutuhkan dana yang sangat besar.
Disamping itu, dilihat dari segi efektifitas, produktifitas dan efisiensi jelas bisnis internet lebih unggul.
Bayangkan saja perbandingannya dengan bisnis internet, dimana untuk membuka sebuah toko dan sejenisnya dalam dunia internet lebih dikenal dengan website, modal yang di butuhkan hanyalah pembelian domain dan hosting yang harganya nggak sampai 200.000 seperti saya membelikannya untuk web ini itupun untuk 1 tahun.
Katakan saja membuat website tentang bakso, maka bukan baksonya yang dijual melainkan resep membuat baksonya yang bisa dituangkan dalam bentuk ebook, audio dan video.
Kita asumsikan ebook tersebut di jual 80.000, maka dua kali penjualan saja sudah balik modal dan kita tinggal menunggu keuntungan bersihnya.
Keuntungan tersebut akan terus didapat seiring berjalannya waktu, belum lagi jika menggunakan sistem affiliate, dipastikan kita tidak perlu capek rekrut pembantu maupun karyawan karena dengan senang hati para affiliate kita mau mempromosikan produk kita tanpa kita suruh sekalipun.
Begitupula cara melamar kerja pun sangat fleksibel, jika seorang karyawan diharuskan menulis surat lamaran (proposal) agar dapat bekerja di suatu perusahaan dan itupun masih menunggu berhari-hari bahkan kadang sampai mingguan dan itupun belum pasti diterima, maka seorang affiliate marketer tinggal cari perusahaan (merchant) tinggal isi form pendaftaran langsung deh dia bisa bekerja.
Apalagi sekarang banyak di internet program affiliate meskipun kita tidak beli produknya, kita tetap bisa menjualkannya atau jika kita mempunyai blog/website bisa kita daftarkan ke Adsencamp.com dengan passive income yang tak kalah menariknya.
So, bisnis internet memberikan banyak kemudahan dan keuntungan.
Bagaimana menurut Anda ?
Related Posts















sip mantap ni artikel
1Karena mudah dan murahnya itulah banyak bisnis internet yang produknya juga “murahan” alias gak bermutu…dengan sasaran orang2 yang baru mengenal internet
2wah, info yang bagus dan bermanfaat nih, mas umar. pingin juga sih bikin e-book utk bisa menghasilkan duit. tapi kok belum pede juga, yah, hehe …. makasih share-nya.
3Ehm. menarik sekali. Layak dicoba nih
4thanks mas, infonya menarik sekali, semoga makin sukses aja deh,, keep writing.
5money is money hee
6Yg perlu diingat adalah meski bisnis online itu lebih mudah, tetapi kunci sukses dalam semua bisnis adalah tetap kerja keras. Banyak yg merasa tertipu krn mrk seolah terkecoh bahwa bisnis online ini mudah, jd mrk menganggap ga perlu kerja keras.
7setuju ga fren?
wah sukses deh buat mas umar, semua ilmunya bisa ditularkan ke kita
8iya pak bener banget kalau kita memang di posisi sudah mengenal bisnis di internet, tapi kalau usul saya ini di terima, bukankah lebih baik kalau menyeimbangkan antara Online bussines dan offnya, jadi makanan bakso tetap ada heeee, jadi bisa sukses di online kemudian modalnya di invest ke offline dan bagaimanapun juga makanan adanya di bisnis offline
9SEKARANG GILIRAN Q KOMENTAR :
semua bisnis ada resiko, konvensional ataupun internet. bagaimana klo 2 tipe bisnis di atas di gabung ????
contoh 1 (bakso):
benar di katakan di atas , kita bisa jual resep bakso lewat internet, disi lain kita jg bisa jual bakso dalam bentuk BENAR2 BAKSO, yng paling mudah promo ke beberapa iklan “bakso bakar terkenal dikota malang, akan buka cabang di beberapa kota besar, ada yng berminat gabung ?” mungkin dengan cara itu, selain qta dapat pendapatan dari e-book resep bakso, kita jg dapat penghasilan dari cabang2 bakso.
contoh 2(bisnis pulsa):
bisnis ini sekitar ribuan, bahkan jutaan orang telah bergabung. tapi kebanyakan bersifat MLM (“mulut lewat mulut” hehehehe…. just kid), nah dari semua itu kita dapat menggabungkan konvensional dengan internet, dirumah qta jualan pulsa (g perlu konter), nah untuk promosi pulsa kita untuk dapat downline kita bisa gunakan internet. dengan begitu selain dapat penghasilan dr penjualan pulsa, qta jg dpt komisi dari downline.
mudah2an bermanfaat…… >>http://fsm-tech.blogspot.com
10SEKARANG GILIRAN Q KOMENTAR :
semua bisnis ada resiko, konvensional ataupun internet. bagaimana klo 2 tipe bisnis di atas di gabung ????
contoh 1 (bakso):
benar di katakan di atas , kita bisa jual resep bakso lewat internet, disi lain kita jg bisa jual bakso dalam bentuk BENAR2 BAKSO, yng paling mudah promo ke beberapa iklan “bakso bakar terkenal dikota malang, akan buka cabang di beberapa kota besar, ada yng berminat gabung ?” mungkin dengan cara itu, selain qta dapat pendapatan dari e-book resep bakso, kita jg dapat penghasilan dari cabang2 bakso.
contoh 2(bisnis pulsa):
bisnis ini sekitar ribuan, bahkan jutaan orang telah bergabung. tapi kebanyakan bersifat MLM (“mulut lewat mulut” hehehehe…. just kid), nah dari semua itu kita dapat menggabungkan konvensional dengan internet, dirumah qta jualan pulsa (g perlu konter), nah untuk promosi pulsa kita untuk dapat downline kita bisa gunakan internet. dengan begitu selain dapat penghasilan dr penjualan pulsa, qta jg dpt komisi dari downline.
mudah2an bermanfaat…… >>
11Klo saya sendiri lebih menyukai bisnis konvensional, karena sifatnya yg riil (nyata). Untuk kasus bisnis online yg skrg lg rame-ramenya jualan ebook dgn iming-iming cpt kaya, ternyata isinya ga bermutu. Setelah dibaca ebooknya…ternyata isinya hanya menjual mimpi dgn tips2 bisnis internet yg bisa kita dapatkan informasinya di google tanpa harus membeli ebooknya.
Saat ini saya sudah membuka warnet dan berjalan sudah hampir 1,5 tahun. Dan alhamdulilah…sehari bisa dapat 300-400rb rupiah. Dengan modal awal sekitar 35jt dan penghasilan bersih sekitar 4-6jt/bulan.
Dengan asumsi sehari dapat Rp.400.000,-, maka
Rp.300.000,- x 30 hari = 9.000.000,-
Laba kotor 12jt dikurangi biaya operasional per/bulan sekitar 4jt’an, jadi laba bersihnya :
12Rp.9.000.000 – Rp.4.000.000 = Rp. 5.000.000
Klo saya sendiri lebih menyukai bisnis konvensional, karena sifatnya yg riil (nyata). Untuk kasus bisnis online yg skrg lg rame-ramenya jualan ebook dgn iming-iming cpt kaya, ternyata isinya ga bermutu. Setelah dibaca ebooknya…ternyata isinya hanya menjual mimpi dgn tips2 bisnis internet yg bisa kita dapatkan informasinya di google tanpa harus membeli ebooknya.
Saat ini saya sudah membuka warnet dan berjalan sudah hampir 1,5 tahun. Dan alhamdulilah…sehari bisa dapat 300-400rb rupiah. Dengan modal awal sekitar 35jt dan penghasilan bersih sekitar 4-6jt/bulan.
Dengan asumsi sehari dapat Rp.300.000,-, maka
Rp.300.000,- x 30 hari = 9.000.000,-
Laba kotor 9jt dikurangi biaya operasional per/bulan sekitar 4jt’an, jadi laba bersihnya :
13Rp.9.000.000 – Rp.4.000.000 = Rp. 5.000.000