Bisnis Internet VS Bisnis Konvensional
May 8, 2009 Artikel Bisnis Internet
Kekuatan Internet untuk dijadikan lahan mencari penghasilan sudah tidak diragukan lagi, kekuatannya yang bisa menjangkau keseluruh dunia merupakan ciri khas yang membuatnya sangat spektakuler tak terkecuali dalam hal pemasaran.
Konsep memasarkan bisnis di internet dengan di bisnis konvensional mempunyai perbedaan yang signifikan, baik itu dilihat dari segi modal, tenaga, waktu dan fikiran.
Di internet, mekipun tanpa modal bisnis orang sudah bisa berbisnis meskipun sebenarnya dia modal waktu dan tenaga, hal ini berbeda jika kita memasarkan di bisnis konvensional yang notabene membutuhkan modal yang tidak sedikit.
Misalkan saja seorang penjual bakso yang untuk memasarkan dagangannya dia membutuhkan rombong yang biayanya kira-kira ratusan ribu hingga jutaan rupiah, itu jika dia seorang PKL (pedagang kaki lima).
Bagaimana dengan yang sedikit mapan ?
Misalkan saja dia sewa kontrakan untuk dijadikan kedai bakso, maka dia akan membayar untuk biaya sewa kontrakannya, biaya untuk para pembantunya jika ia memang mempunyai, belum lagi biaya untuk mengisi kedainya seperti pembelian daging, tepung, kompor untuk memanaskan kuah dan sebagainya, tentu saja ini membutuhkan dana yang sangat besar.
Di samping itu, dilihat dari segi efektifitas, produktifitas dan efisiensi jelas bisnis internet lebih unggul.
Bayangkan saja perbandingannya dengan bisnis internet, dimana untuk membuka sebuah toko dan sejenisnya dalam dunia internet lebih dikenal dengan website, modal yang dibutuhkan hanyalah pembelian domain dan hosting yang harganya nggak sampai 200.000 seperti saya membelikannya untuk web ini itupun untuk 1 tahun.
Katakan saja membuat website tentang bakso, maka bukan baksonya yang dijual melainkan resep membuat baksonya yang bisa dituangkan dalam bentuk ebook, audio dan video.
Kita asumsikan ebook tersebut di jual 80.000, maka dua kali penjualan saja sudah balik modal dan kita tinggal menunggu keuntungan bersihnya.
Keuntungan tersebut akan terus didapat seiring berjalannya waktu, belum lagi jika menggunakan sistem affiliate, dipastikan kita tidak perlu capek rekrut pembantu maupun karyawan karena dengan senang hati para affiliate kita mau mempromosikan produk kita tanpa kita suruh sekalipun.
Begitupula cara melamar kerja pun sangat fleksibel, jika seorang karyawan diharuskan menulis surat lamaran (proposal) agar dapat bekerja di suatu perusahaan dan itupun masih menunggu berhari-hari bahkan kadang sampai mingguan dan itupun belum pasti diterima, maka seorang affiliate marketer tinggal cari perusahaan (merchant) tinggal isi form pendaftaran langsung deh dia bisa bekerja.
Apalagi sekarang banyak di internet program affiliate meskipun kita tidak beli produknya, kita tetap bisa menjualkannya atau jika kita mempunyai blog/website bisa kita daftarkan ke Adsencamp.com dengan passive income yang tak kalah menariknya.
So, bisnis internet memberikan banyak kemudahan dan keuntungan.
Bagaimana menurut Anda ?
Tags: affiliate marketer, bisnis jaringan, bisnis manual, bisnis offline, Keunggulan Bisnis Internet, perbandingan bisnis






May 9th, 2009 at 3:59 pm
sip mantap ni artikel
May 10th, 2009 at 5:28 am
wah, info yang bagus dan bermanfaat nih, mas umar. pingin juga sih bikin e-book utk bisa menghasilkan duit. tapi kok belum pede juga, yah, hehe …. makasih share-nya.
May 10th, 2009 at 6:22 pm
Ehm. menarik sekali. Layak dicoba nih
May 10th, 2009 at 8:59 pm
thanks mas, infonya menarik sekali, semoga makin sukses aja deh,, keep writing.
May 12th, 2009 at 3:08 am
Yg perlu diingat adalah meski bisnis online itu lebih mudah, tetapi kunci sukses dalam semua bisnis adalah tetap kerja keras. Banyak yg merasa tertipu krn mrk seolah terkecoh bahwa bisnis online ini mudah, jd mrk menganggap ga perlu kerja keras.
setuju ga fren?
May 12th, 2009 at 9:12 am
wah sukses deh buat mas umar, semua ilmunya bisa ditularkan ke kita
May 14th, 2009 at 2:53 pm
SEKARANG GILIRAN Q KOMENTAR :
semua bisnis ada resiko, konvensional ataupun internet. bagaimana klo 2 tipe bisnis di atas di gabung ????
contoh 1 (bakso):
benar di katakan di atas , kita bisa jual resep bakso lewat internet, disi lain kita jg bisa jual bakso dalam bentuk BENAR2 BAKSO, yng paling mudah promo ke beberapa iklan “bakso bakar terkenal dikota malang, akan buka cabang di beberapa kota besar, ada yng berminat gabung ?” mungkin dengan cara itu, selain qta dapat pendapatan dari e-book resep bakso, kita jg dapat penghasilan dari cabang2 bakso.
contoh 2(bisnis pulsa):
bisnis ini sekitar ribuan, bahkan jutaan orang telah bergabung. tapi kebanyakan bersifat MLM (“mulut lewat mulut” hehehehe…. just kid), nah dari semua itu kita dapat menggabungkan konvensional dengan internet, dirumah qta jualan pulsa (g perlu konter), nah untuk promosi pulsa kita untuk dapat downline kita bisa gunakan internet. dengan begitu selain dapat penghasilan dr penjualan pulsa, qta jg dpt komisi dari downline.
mudah2an bermanfaat…… >>http://fsm-tech.blogspot.com
May 14th, 2009 at 2:55 pm
SEKARANG GILIRAN Q KOMENTAR :
semua bisnis ada resiko, konvensional ataupun internet. bagaimana klo 2 tipe bisnis di atas di gabung ????
contoh 1 (bakso):
benar di katakan di atas , kita bisa jual resep bakso lewat internet, disi lain kita jg bisa jual bakso dalam bentuk BENAR2 BAKSO, yng paling mudah promo ke beberapa iklan “bakso bakar terkenal dikota malang, akan buka cabang di beberapa kota besar, ada yng berminat gabung ?” mungkin dengan cara itu, selain qta dapat pendapatan dari e-book resep bakso, kita jg dapat penghasilan dari cabang2 bakso.
contoh 2(bisnis pulsa):
bisnis ini sekitar ribuan, bahkan jutaan orang telah bergabung. tapi kebanyakan bersifat MLM (“mulut lewat mulut” hehehehe…. just kid), nah dari semua itu kita dapat menggabungkan konvensional dengan internet, dirumah qta jualan pulsa (g perlu konter), nah untuk promosi pulsa kita untuk dapat downline kita bisa gunakan internet. dengan begitu selain dapat penghasilan dr penjualan pulsa, qta jg dpt komisi dari downline.
mudah2an bermanfaat…… >>
May 29th, 2009 at 7:24 am
[...] tentu menjadi suatu kerugian yang sangat besar bagi kita sendiri, disaat bisnis internet lagi booming-boomingnya, kita malah menjadi penontoan dari [...]
June 2nd, 2009 at 6:37 pm
[...] di bisnis konvensional kita banyak di batasi oleh ruang dan waktu, maka di bisnis internet sebaliknya seolah-olah kita [...]
June 6th, 2009 at 3:21 pm
[...] sih yang nggak mau beralih profesi dari pebisnis konvensional menjadi pebisnis internet melihat cara kerja yang demikian [...]
June 11th, 2009 at 9:53 am
[...] pasti apapun yang ingin anda pasarkan baik di bisnis internet maupun bisnis konvensional, anda membutuhkan produk untuk di jual. Produk bisa milik sendiri ataupun orang [...]
August 22nd, 2009 at 2:21 pm
[...] model affiliate marketing ini sebenarnya nggak jauh beda dengan bisnis konvensional pada umumnya, kalau di dunia offline bisa di ibaratkan sales, broker ataupun [...]
December 15th, 2009 at 2:30 pm
[...] di bisnis konvensional biasanya Anda membayar secara cash maupaun transfer. Di bisnis internet ada beberapa metode [...]
February 16th, 2010 at 12:16 pm
Klo saya sendiri lebih menyukai bisnis konvensional, karena sifatnya yg riil (nyata). Untuk kasus bisnis online yg skrg lg rame-ramenya jualan ebook dgn iming-iming cpt kaya, ternyata isinya ga bermutu. Setelah dibaca ebooknya…ternyata isinya hanya menjual mimpi dgn tips2 bisnis internet yg bisa kita dapatkan informasinya di google tanpa harus membeli ebooknya.
Saat ini saya sudah membuka warnet dan berjalan sudah hampir 1,5 tahun. Dan alhamdulilah…sehari bisa dapat 300-400rb rupiah. Dengan modal awal sekitar 35jt dan penghasilan bersih sekitar 4-6jt/bulan.
Dengan asumsi sehari dapat Rp.400.000,-, maka
Rp.300.000,- x 30 hari = 9.000.000,-
Laba kotor 12jt dikurangi biaya operasional per/bulan sekitar 4jt’an, jadi laba bersihnya :
Rp.9.000.000 – Rp.4.000.000 = Rp. 5.000.000
February 16th, 2010 at 12:17 pm
Klo saya sendiri lebih menyukai bisnis konvensional, karena sifatnya yg riil (nyata). Untuk kasus bisnis online yg skrg lg rame-ramenya jualan ebook dgn iming-iming cpt kaya, ternyata isinya ga bermutu. Setelah dibaca ebooknya…ternyata isinya hanya menjual mimpi dgn tips2 bisnis internet yg bisa kita dapatkan informasinya di google tanpa harus membeli ebooknya.
Saat ini saya sudah membuka warnet dan berjalan sudah hampir 1,5 tahun. Dan alhamdulilah…sehari bisa dapat 300-400rb rupiah. Dengan modal awal sekitar 35jt dan penghasilan bersih sekitar 4-6jt/bulan.
Dengan asumsi sehari dapat Rp.300.000,-, maka
Rp.300.000,- x 30 hari = 9.000.000,-
Laba kotor 9jt dikurangi biaya operasional per/bulan sekitar 4jt’an, jadi laba bersihnya :
Rp.9.000.000 – Rp.4.000.000 = Rp. 5.000.000
July 12th, 2010 at 11:12 pm
[...] jika tidak demikian, itu tak ubahnya Anda bisnis konvensional yang masih banyak melibatkan kegiatan-kegiatan manual. Bagi sebagian orang tidak menjadi persoalan, [...]
September 11th, 2010 at 9:59 am
kedua-duanya bisa menjadi simbiosis mutualisme
October 18th, 2010 at 2:16 pm
[...] sih yang nggak mau beralih profesi dari pebisnis konvensional menjadi pebisnis internet melihat cara kerja yang demikian [...]
January 17th, 2011 at 10:07 pm
Kalau dilihat dua bisnis tersebut, off line ama online, kayaknya semua perlu perjuangan yang tidak mudah. saya sendiri dari 1995 bekerja secara offline berjualan, dan mulai 2003 berjualan secara offline dan online. kesimpulan saya bisnis online banyak membantu bisnis offline saya.
thanks
salam kenal