Pembunuh Berdarah Dingin itu Bernama “Call to Action !”

Saat Anda mengoptimalkan halaman dalam situs, hal yang tak boleh Anda lupakan adalah menggiring visitor ke tujuan utama dibuatnya website. Tulisan yang Anda buat harus mempunyai tujuan yang jelas, mampu menggerakkan dan mempengaruhi pengunjung ke tujuan yang Anda maksud dan bukan ngalor ngidul tanpa arah yang jelas yang hanya membuat pengunjung diam bahkan membuatnya bingung yang kemudian lari begitu saja tanpa meninggalkan jejak.

Banyak sekali para marketer yang belum memahami hal ini. Mereka bisa menulis begitu banyak artikel, newsletter, atau banner marketing, tapi mereka lupa tujuan utama mereka membuat itu yang notabene kontennya tidak bisa membuat hasrat pengunjung ingin menindaklanjuti konten yang disampaikan.

Dengan menggunakan pembunuh berdarah dingin bernama ” CALL TO ACTION !”  itu bisa merubah sekian derajat PERUBAHAN terdapat tindakan pengunjung.

Bagi Anda yang belum terbiasa apa itu Call to Action, ia adalah kalimat pamungkas yang digunakan dalam sebuah kampanye iklan dengan berbagai macam bentuk yang kadang diletakkan dalam sales page, artikel marketing, banner marketing, video marketing, hingga percakapan langsung yang tujuannya adalah untuk membuat pengunjung segera melakukan tindakan (action).

Berikut ini beberapa contoh teks Call to Action:

– Klik Di Sini !

Kalimat perintah pendek yang sering digunakan dalam bisnis online walau sekarang sudah mulai ditinggalkan terutama bagi para SEORS, mereka lebih suka menggunakan anchor teks yang mengandung kata kunci yang tentu lebih bernilai. Meskipun begitu, Anda tetab bisa gunakan jika Anda tidak begitu terfokus pada SEO.

– Beli sekarang dengan harga murah atau besok akan habis, kalaupun ada harga jadi mahal !

Kalimat di atas seolah “mengancam” calon buyer apabila tidak membeli pada waktu itu juga dengan memberikan harga yang lebih dari pada waktu itu.

– Lumayan nih.. dapat komisi 4 juta minggu ini dari Peluang Bisnis ABE (Abe-Club.Com).

Jangan dikira call to action hanya bisa digunakan di media web atau blog saja, di social media pun seperti yang sekarang banyak digandungi seperti Facebook Anda tetap bisa melakukan call to action. Seperti pada kalimat (status) di atas. Sepintas terlihat hanya kalimat biasa mengenai update status seseorang, tapi di dalamnya mengandung kalimat call to action yang mematikan !

Adanya kalimat provokatif yang begitu halus, dalam hal ini dapat komisi 4 juta dalam sebuah minggu dari sebuah bisnis tentu bisa mengundang hasrat orang yang membacanya yang kemudian di akhir kalimat diselingi kalimat call to action dalam hal ini (Abe-Club.Com), seolah menunjukkan (menggiring) pengunjung ke situs yang memberikan profit 4 juta tersebut.

Wow..Dahsyat sekali bukan ?

Tapi yang perlu Anda ingat dalam situs jejaring fungsi utamanya adalah untuk pertemanan. Jadi lakukan dengan sangat halus, wajar, dan senatural mungkin, jangan terkesan ngiklan, apalagi sampai Anda memborbardir, mereka bukan malah respek justru sebaliknya akan memblokir Anda dari list pertemanan mereka. Sangat disayangkan sekali bukan ? Apalagi social media marketing lagi marak-maraknya.

Saya yakin Anda bisa membuat call to action bisa lebih menarik dan kreatif sesuai dengan gaya dan karakter Anda. Intinya, call to action ini digunakan untuk memerintah atau ajakan yang membuat pengunjung segera melakukan tindakan atas apa yang telah dibacanya.

Penting !

Yang perlu Anda perhatikan dalam menggunakan kalimat call to action ini adalah Anda harus bisa meyakinkan pengunjung dengan apa yang Anda tawarkan. Anda harus bisa menjelaskan sebab atau asal usul mengapa pengunjung harus mau dengan tawaran Anda. Anda bisa gunakan sebuah story telling (cerita), artikel-artikel yang edukatif, hingga kalimat yang padat tapi mempunyai makna yang kuat.

Ada satu lagi, ini yang kerap kali juga yang sering disalahgunakan, yakni menggunakan call to action terlalu berlebihan. Ini bukan malah membuat pengunjung suka dengan tawaran Anda, malah sebaliknya, mereka menjadi gusar yang tentu membuatnya terganggu dan menganggap itu SPAM. Oleh karena itu, gunakan call to action seproporsional mungkin.

OK, Semoga call to action ini bisa bermanfaat mendongkrak kampanye bisnis online Anda.

17 Responses to “Pembunuh Berdarah Dingin itu Bernama “Call to Action !””

  1. Usaha-ModalKecil Says:

    salam,

    Bingung juga, apa ya ? yang anda maksud call action saya kurang ngerti maksudnya apa, kalau bisa diperjelaslagi biar tidak bingung


  2. Artikel Internet Says:

    Wow..call to action, wah kayaknya sudah level tinggi nih..,karena letak dan kata-katanya harus benar-benar pas so membutuhkan strategi yang super jitu. makasih ilmunya Mas Umar.


  3. Makrus ali Says:

    @ usaha-ModalKecil: itu adalah kalimat penutup dalam hal menawarkan “sesuatu” misalnya, “Order Sekarang” atau “kunjungi website sekarang” yang penting adalah kalimat yang bisa merangsang seseorang untuk bertindak (kira2 seperti itu)


  4. Bisnis Riil Says:

    Call to action. Ya…
    Sepertinya agak berbau kebohongan ya. “Tinggal hari ini saja”, tahunya besuk masih ada. Kalau bisa Call to Action-nya yang tidak mengandung kebohongan, nanti jadi bullshit marketing dong. Sukses semuanya…


  5. Rasa Sayang Says:

    Benar…! dalam kampanye bisnis perlu: Jujur, Jelas, Tegas dan Tuntas dalam menjaring Pembeli.


  6. Umar Hadi Says:

    @ Makrus Ali: Thx mas ya sudah membantu menjelaskan.
    @ Bisnis Riil: itu hanya contoh saja pak. Tapi kalau memang memang bisa berkomitmen dengan spt itu. Why not ? ;)Yes, sebaiknya kita tetap meninjau dari segi etika juga


  7. cara memulai bisnis internet Says:

    call to action memang senjata pamungkas agar pembaca menajdi pembeli,tapi tetap produk yg dijual ‘berkualitas’ bukan menipu…artikel yg penting dlm pembuatan sales letter


  8. Samiono Says:

    Halo Bung Hadi,

    Menurut saya pembunuh … sekarang ini sudah mulai orang tak percaya. Orang sudah skeptis terhadap itu. Yang utama (ini pendapat saya lhoo) bagaimana mengelus-elus calon pembeli supaya dengan niatnya sendiri dia membeli. Banyak orang kecewa, apalagi penjualan e-book. “Hype story” ada dimana-mana.
    Namun, bagaimanapun, terimakasih atas email anda.Saya sedang nguthik-nguthik blogku yang baru 4 bulan umurnya itu,bagaimana agar dia bisa dimonetize. Saran anda kalau tak keberatan.


  9. Strategi Promosi Otomatis Says:

    Wah, artikelnya sangat bermanfaat untuk para pebisnis internet yang ingin meningkatkan penjualan produknya melalui trik call to action ini.. Mantap Pak!!


  10. velli, md. Says:

    Asal “call to action” tidak berlebihan aja seh..

    Biasanya yg menggunakan social media ini tidak peduli dgn ap yg mereka sampaikan..asal kasih informasi aja padahal dia sendiri tidak paham dgn yg dia infokan..akhirnya menimbulkan spam yg berakibat orng tidak mau percaya dgn ap yg disampaikan


  11. Rustama Says:

    Sedikit bohong untuk penjual katanya boleh…heee.
    Harga ini hanya s/d 3 hari lagi, besoknya dibuka… hanya 3 hari lagi.
    Harga ini hanya untuk anda…tapi diberikan kepada setiap orang.

    Sukses hanya untuk orang yang ingin maju..


  12. Rustama Says:

    Jangan lupa dengan …Medapatkan yang gratis2.
    Klik disini…dapat ebook gratis…dapat info gratis.
    Sudah jadi naluri manusia mungkin…senang yang gratis.


  13. Saif Tips Trik Komputer Says:

    saya sudah action pak, thanks semangat dan motivasinya hehehe


  14. erna widyawati Says:

    :)) semoga apa yang kita harapkan akan banyak membawa banyak manfaat. artikel yang sangat bagus, tdk lupa borkmark.dan saling berbagi adalah kergiatan yang paling indah.
    greetings for friends here I hope you always success in everything, I just learned of interesting articles here :))


  15. agus Says:

    siip infonya,
    makasiiih ..

    website ini sudah termasuk “CALL TO ACTION” belum ya? đŸ˜€

    http://www.iklanyahud.co.cc
    coba saja kunjungi, ga bakal rugi, adda info menarik yang bisa mengubah nasib anda, buruan! đŸ˜€


  16. celana hernia Says:

    keren gan


  17. obat hernia Says:

    istimewa sekali gan


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>